Biksu Bersama Gundik Phuket Terbongkar Lewat Video Viral

Oleh: Thawit Bilabdullar
18 September 2013
Sumber: Phuket Gazette

Biksu yang terbongkar oleh dua video heboh tadi malam—di mana dia tergambar telanjang bersama gundik Phuket-nya, yang sudah bersuami—telah keluar dari kebiksuan.

Phra Kru Boonyapinant, mantan kepala biara Wat Pamok di Kapong, Phang Nga, menggantung jubah pagi ini.

“Ajarn Reet tak mengemukakan alasan atas perilakunya,” demikian konfirmasi Phra Theppanyamolee, Lord Abbot dari Provinsi Phang Nga, yang bermukim di Wat Prachoomyothee di Kota Phang Nga.

“Dia tiba di kuil pukul 4 pagi dan minta dibebastugaskan dari kebiksuan,” tutur Phra Theppanyamolee kepada Phuket Gazette.

“Dia meninggalkan kuil dalam pakaian putih-putih dan dijemput oleh beberapa pengikutnya. Dia tidak bilang akan pergi ke mana,” imbuh sang biksu senior.

Cuplikan kedua video itu, yang sudah viral di jejaring media sosial (video di sini), disiarkan di televisi nasional tadi malam, menampakkan Ajarn Reet bersama seorang wanita bersuami di sebuah rumah di Thalang, Phuket.

Dua kamera tersembunyi di rumah itu menangkap sang biksu dan si wanita sedang bercakap-cakap, menghitung uang, dan akhirnya menanggalkan pakaian.

Dalam salah satu video, Ajarn Reet terdengar mengatakan, “Sudah waktunya.”

Lalu mereka berdua pergi ke tempat tidur.

“Setelah klip dan gambarnya ditayangkan di berita nasional, kami mulai mengusut peristiwa ini,” kata Phra Theppanyamolee.

“Kami menghubungi Ajarn Reet, tapi dia menyangkal, katanya itu bukan dia,” tambahnya.

Namun, beberapa jam kemudian, Ajarn Reet berubah pikiran dan berkata kepada atasannya bahwa dia akan mengunjungi sang kepala biksu di waktu fajar hari ini.

Banyak penduduk desa berkumpul di Wat Pamok pagi ini. Sebagian berbagi gosip seputar skandal itu, sementara yang lain menangis begitu tahu bahwa Ajarn Reet bukan lagi seorang biksu.

“Saya yakin dia merasa bersalah atas perbuatannya. Jika para biksu menyadari bahwa mereka sudah berbuat sesuatu yang bertentangan dengan agama, mereka bisa tinggalkan kebiksuan secara sukarela,” kata Phra Theppanyamolee.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s